SD
IT JABAL NOOR
1.
Masuk
Kesekolah
A.
Waktu
Masuk
a. Peserta
didik wajib mengikuti Apel pagi dan membaca Al-Asmaul Husna Pukul 07.20 WIB.
b. Peserta
didik meletakkan tas dan alat tulis lainnya dilaci meja masing-masing kemudian
segera mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat Dhuha
c. Peserta
didik yang tidak masuk karena alasan tertentu harus memberitahu sebelumnya
secara lisan atau tertulis
B.
Pengantar
/Orang Tua
a. Bagi
siswa yang mengalami kesulitan penyesuaian diri, orang tua atau pengantar hanya
diperkenankan menunggu diarea Sekolah (diluar kelas) dan maksimal selama 2 minggu terhitung dari hari pertama masuk sekolah. Hal ini
dilakuan secara bertahap mulai dari menunggu
di sekitar kelas, halaman depan sampai akhirnya anak siap untuk ditinggal.
Bila siswa sudah siap untuk ditinggal maka orang tua tidak dibenarkan untuk
berada diarea sekolah (bagi siswa baru).
b. Pada
saat mengantar siswa, orang tua/pengantar hanya diperbolehkan sampai didepan
gerbang sekolah.
C.
Penjemputan
a. Sekolah
mengharapkan setiap siswa dijemput oleh orang tua masing-masing atau orang yang dipercaya.
b. Pada
saat menjemput siswa, orang tua/penjemput diperbolehkan menjemput sampai ke depan
kelas, dan kendaraan diparkirkan di area parkir yang berada didepan gerbang sekolah,
serta memakai Bet Nama Penjemputan. Waktu penjemputan paling lama pukul 15.30
WIB untuk kelas I dan II (khusus hari Senin s/d Kamis) dan paling lama pukul
11.45 WIB (khusus hari Jumat dan sabtu), sedangkan untuk kelas III s.d VI paling
lama pukul 16.30 WIB (khusus hari Senis s.d Kamis) dan Paling lama pukul 11.45
(khusus hari Jumat dan Sabtu), jika lewat dari waktu yang telah ditentukan
diharapkan orang tua memberikan kabar kepada wali kelas, agar dilakukan
pengawasan kepada siswa yang bersangkutan.
c. Memakai
Pakaian yang sopan dan menutup aurat.
2.
Etika
Berpakaian di sekolah, semua siswa diwajibkan:
a. Memakai
seragam sekolah yang rapih dan bersih sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku
b. Memakai
Jilbab putih polos dan tidak di
modivikasi
c. Siswa
dilarang memakai pakaian yang sudah tidak layak pakai, pakaian kekecilan dan
ketat (putri),robek dengan lubang besar (putra).
d. Memakai
seragam dengan ketentuan sebagai berikut:
HARI
|
SERAGAM
|
|
PUTRA
|
PUTRI
|
|
SENIN
& RABU
|
Baju Putih lengan Pendek,
Celana Merah Panjang, Lobe Putih, Sepatu Hitam bertali, Kaos Kaki Putih
(Baju dimasukkan)
|
Baju Putih lengan Panjang,
Rok Merah Panjang, Jilbab Putih Panjang, Sepatu Hitam bertali, Kaos Kaki
Putih
(Baju Tidak dimasukkan)
|
SELASA &
JUMAT
|
Baju Khas (kotak-kotak
merah), Celana Merah Panjang, Lobe Putih, Sepatu Hitam bertali,
Kaos Kaki Putih
(Baju tidak dimasukkan)
|
Baju Khas (kotak-kotak
merah), Rok Merah Panjang, Jilbab Putih, Sepatu Hitam bertali, Kaos Kaki
Putih
(Baju tidak dimasukkan)
|
KAMIS
|
Baju Batik, Celana Merah
Panjang, Lobe Putih, Sepatu Hitam bertali, Kaos Kaki Putih
(Baju tidak dimasukkan)
|
Baju Batik, Rok Merah Panjang, Jilbab Putih, Sepatu
Hitam bertali, Kaos Kaki Putih
(Baju tidak dimasukkan
|
SABTU
|
BAJU PRAMUKA, Sepatu Hitam,
Kaos Kaki Hitam
|
BAJU PRAMUKA, Sepatu
Hitam,
Kaos Kaki Hitam
|
3. Keterlambatan
dan ketidakhadiran
a. Siswa
diharapkan datang kesekolah sebelum bel berbunyi.
b. Siswa
yang tidak masuk sekolah karena izin/sakit, diharapkan ada pemberitahuan kepada
wali kelas. Secara tertulis atau secara lisan (telepon). Bagi siswa yang tidak
masuk tanpa keterangan dianggap alpa.
4. Meninggalkan sekolah pada jam belajar
Siswa meninggalkan sekolah
karena :
a. Sakit
atau belum sembuh total dari penyakit menular, akan disarankan untuk dijemput
oleh orang tua
b. Keperluan
keluarga; orang tua yang bersangkutan diharap menginformasikan hal tersebut
secara lisan kepada wali kelas atau kepala sekolah.
5.
Konsekuensi
Perilaku Siswa
Konsekuensi
dimaksud untuk melatih kedisiplinan siswa, dengan tahapan sebagai berikut :
1. Teguran
I
2. Teguran
II
3. Menulis
surat permintaan maaf
4. Bertemu
kepala sekolah
5. Membuat
surat kepada orang tua
6. Mengundang
orang tua siswa yang bersangkutan
7. Siswa
diminta melaporkan perembangan perilakunya setiap hari kepada kepala sekolah
selama satu minggu.
8. Jika
siswa masih melakukan kesalahan yang sama, sekolah akan memberlakukan
tindakan tegas, yaitu siswa dikeluarkan dari sekolah.
Beberapa
perilaku siswa ada yang tidak mengikuti tahap diatas, melainkan langsung diproses
seperti tersebut diatas pada poin 5 sampai 8. Perilaku dimaksud antara lain:
1. Membawa
senjata tajam
2. Membawa
senjata api
3. Membawa,
mengedarkan atau memakai obat-obat , rokok dan minuman keras
4. Membawa
dan mengedaran VCD, Buku-Buku yang bersifat pornografi
5. Melakukan
perusakan secara sengaja terhadap fasilitas sekolah
6. Melakukan
kekerasan pisik terhadap teman, guru dan karyawan sekolah
6.
Kecelakaan
Jika
terjadi kecelakaan disekolah, maka:
a. Siswa
akan segera mendapatkan perawatan dari UKS
b. Bila
memerlukan perawatan lebih lanjut, siswa akan dilarikan ke unit pelayanan
kesehatan terdekat
c. Bila
dirujuk kerumah sakit, sekolah akan menginformasikan kepada orang tua yang
bersangkutan
d. Biaya
pertolongan pertama ditanggung sekolah
sesuai standar yang ditentukan
7. Siswa
tidak diperkenankan :
a. Memakai
perhiasan berlebihan kecualai jam tangan dan anting (sekolah tidak bertanggung
jawab jika terjadi kehilangan perhiasan tersebut)
b. Berambut
panjang mencapai kerah baju bagi siswa putra
c. Berkuku
kotor dan panjang
d. Membawa
uang tidak lebih dari 5.000 (lima ribu
rupiah) ketika sekolah, kecuali untuk infaq dan kegiatan menabung.
e. Membawa
ponsel atau alat komunikasi
f. Membawa
makanan kecil yang mengandung pewarna, perasa atau pengawet buatan
8. Ketentuan snack dan makan siang
a. Siswa
dianjurkan untuk membawa bekal makanan dan air minum yang cukup dari rumah.
Makanan terdiri dari :
ü Makanan
Ringan (snack) waktu istirahat pertama
ü Makan
siang waktu istirahat kedua;
b. Apabila
makanan dikirim sesudah siswa masuk kedalam
kelas, maka makanan harus
disampaikan kepada bertugas piket didepan gerbang dengan menuliskan nama siswa
dan kelas.
c. Makan
Siang dilaksanakan didalam kelas masing-masing. Hal ini penting agar siswa
dapat dimonitor makanannya. Selain itu berguna untuk proses sosialisasi dengan
rekan kelasnya maupun dengan guru yang bertugas.
9. Peran
Orang Tua
a. Membiasakan
menyambut kedatangan anak dan melepas kepergiannya dengan baik
b. Membiasakan
anak untuk mempraktekkan apa yang dipelajari dengan teladan orang tua
c. Memberi
perhatian terhadap segala kebutuhan anak untuk kepentingan sekolah
d. Suasana
belajar dirumah menjadi nyaman dan menyenangkan
e. Memeriksa
hasil belajar anak sehari-hari, serta mengetahui tugas –
tugasnya
f. Memberikan
Kesempatan pada anak untuk mengerjakan sendiri tugas –tugas
sekolah, orang tua hanya membimbing.
g. Menghargai
dan memuji setiap hasil pekerjaan anak sekecil apapun bentuknya, dan menegur
dengan baik perilaku yang salah. Orang tua tidak memberikan label buruk pada
anak, seperti “
kamu anak bandel,bodoh dst….!
h. Jika
orang tua melihat perkembangan anak terhambat, segeralah mengkonsultasikannya
dengan guru kelas.
i. Setiap
transaksi seperti pembayaran SPP, atau apapun yang berhubungan dengan uang langsung diberikan ke TU, pihak kantor atau
guru kelas dengan tanda terima yang sah dari sekolah. Jika dititipkan kepada
siswa harap dipastikan lagi baik lewat surat atau telepon.
10. Lain-lain
1. Pengantar
dan penjemput / orang tua yang akan kesekolah WAJIB BERBUSANA MUSLIM/MUSLIMAH (tidak bercelana pendek, tidak
transparan, tidak ketat dan memakai jilbab yang menutupi dada bagi wanita, bagi
pria menggunakan celana panjang).
Apabila tidak menutup aurat
dan memakai bet nama penjemputan maka pihak sekolah/satpam berhak untuk melarang masuk ke dalam sekolah
2. Pembayaran
SPP Paling lama Tanggal 10 pada setiap Bulan
0 komentar:
Posting Komentar